Tipe-Tipe Cowok di Biro Jodoh Online

by - 9/25/2016

"Yaelaaaaahhhh.. mainan Tinder!"
Masih ingat dengan tulisan saya beberapa bulan lalu tentang biro jodoh online semacam Tinder dan Setipe? Kalau ada yang belum baca, boleh lah dibaca dulu biar nggak bingung ketika membaca tulisan saya kali ini (padahal modus biar page view-nya bertambah).

Di tulisan tersebut, saya menjelaskan secara singkat tentang keasyikan bermain biro jodoh online. Gara-gara tulisan saya tersebut, Si Kampret Arum (yang juga penulis di Besok Siang) seringkali memperkenalkan saya ke teman-temannya sebagai Mbak Biro Jodoh Online, ahahahaha fak banget memang. Dan reaksi orang-orang tersebut, "Yaelaaaaaahhhh.. mainan Tinder!". Saya hanya bisa membatin, "Hahahahanjiiiiiirrrr kamu, Rum..". Daripada mainan hati kan ya?

Kalau tidak salah ingat, saya mulai bermain biro jodoh online mulai bulan Maret. Dan seperti yang sudah saya duga sebelumnya, sekarang saya sudah bosan. Saya memang bukan tipe orang yang tahan dengan social media relationship tanpa tatap muka. Saya lebih suka tatap muka dan ngobrol langsung. Dan saya akui, susah sekali rasanya membangun obrolan dengan orang yang benar-benar baru dan belum pernah bertemu sebelumnya. Dan tentu saja mengajak atau menerima ajakan untuk bertemu di dunia nyata nggak semudah itu. Kalau saya pribadi, perlu ada chemistry terlebih dahulu untuk bisa mengajak atau menerima ajakan bertemu di dunia nyata.

Sumber: www.ngenetyuk.com

Membangun obrolan di dunia maya saja sulit. Ah, saya jadi nggak bisa membayangkan betapa sulitnya membangun rumah tangga. Yang pasti lebih sulit meluluhkan hatimu, Mas.. *ngomong sama tembok*

The point is I'm bored with common conversation such as, "Kamu asli mana?", "Kamu dulu kuliah di mana? Jurusan apa? Angkatan berapa?", or "Kerja di mana?". And I repeat that conversation with every person who chat you in dating online. That's make me feel like....... robot.

Walaupun saya bosan, saya tertarik untuk menulis tentang beberapa tipe cowok yang pernah saya kenal melalui biro jodoh online seperti Tinder dan Setipe. Nggak ada tujuan khusus siiiiih.. Kan konon katanya caring start from sharing. Saya berharap kalian lebih care dengan kaum jomblo seperti saya ini, contohnya dengan menyumbangkan sebagian harta kekayaan kalian ke saya. Perlu dicatat bahwa sebenarnya jomblo lebih butuh uang dibandingkan pacar karena pacar bisa dibeli menggunakan uang #eh.


1. Tipe Numpang Lewat

Tipe yang pertama adalah tipe numpang lewat. Di biro jodoh online selalu ada fitur chatting ke sesama pengguna biro jodoh online tersebut. Sesuai namanya "numpang lewat", tipe cowok seperti ini biasanya hanya menyapa, "Hai, salam kenal." Setelah dibalas, kemudian hilang entah ke mana seperti lelaki yang menghamili selingkuhannya. Alasannya menghilang bisa karena banyak hal. Kemungkinan pertama, memang jarang membuka aplikasi biro jodoh online tersebut. Kemungkinan kedua, terlalu banyak cewek yang disapa sehingga chat denganmu tenggelam hingga ke bawah, Kemungkinan ketiga, memori handphone penuh sehingga terpaksa uninstall aplikasi biro jodoh online tersebut. Kemungkinan keempat, dia sedang panik karena memang menghamili selingkuhannya sehingga nggak sempat untuk bergerilya di jagad biro jodoh online.

2. Tipe Pamer

Tipe pamer ini termasuk tipe cowok yang menyebalkan. Misalnya saya tanya, "Kamu kerja di mana?", kemudian dijawab, "Aku kerja di perusahaan X, aku di posisi supervisor, jadi sering ke luar kota. Lumayan lah, aku kan juga suka travelling. Jadi, kerja sekalian jalan-jalan. Kemarin aku habis dari Manado. Keren deh kotanya! Aku pengen dinas ke daerah timur soalnya daerah Jawa, Sumatera, Kalimantan udah pernah semua. Ya, maklumlah perusahaan tempat aku kerja proyeknya udah di mana-mana dan atasanku udah percaya banget sama aku.".......................................... END CHAT.

3. Tipe Pelawak

Tipe ini sama menyebalkannya dengan tipe pamer. Maksudnya tipe pelawak adalah cowok seperti ini selalu menjawab pertanyaan dengan candaan. Awal-awal mungkin memang terasa asyik, tapi lama kelamaan pengen saya jambak-jambak juga.

Saya: Kamu asli Jogja, Mas?
Mas Pelawak: Asli Planet Namec.
Saya: Ahahahaha, temenan sama Picollo ta ternyata.
Mas Pelawak: Ho'oh. Sahabatan sama Picollo.
Saya: Udah kerja?
Mas Pelawak: Udah..
Saya: Kerja apa?
Mas Pelawak: Menyelamatkan bumi, hahahaha..

Menyebalkannya adalah karena saya merasa ngobrol dengan tokoh fiktif. Saya benar-benar membayangkan sedang ngobrol dengan teman-teman Picollo yang juga bertubuh hijau. Dan siapa juga yang nggak males kalau nanya beneran, dijawabnya bercanda. Aku nggak mau dibercandain, Mas. Aku maunya diseriusin *ngomong sama po'on picang*.

4. Tipe Polos

Tipe ini benar-benar membuat saya kebingungan. Bingung mau ngobrol apa karena orangnya biasanya jujur banget dan polos *polos sama bodo beda tipis sih*. Pengen saya kerjain, tapi kasihan, ahahahahaha.

Mas Alim: Kerja di mana?
Saya: Di PT. XXX , Mas..
Mas Alim: Itu perusahaan ya?
Saya: Iya, perusahaan IT.. *yaiyalaaaaahhhh.. masak warung makan*
Mas Alim: Ehehehe, aku nggak mudeng tentang perusahaan gitu.

Mas Alim: Lagi apa?
Saya: Baca buku, Mas..
Mas Alim: Buku apa?
Saya: Novel. Supernova-nya Dewi Lestari.
Mas Alim: Hehehehe.. aku nggak mudeng buku novel.

Terus mudengmu apa, Maaaaaassss?

5. Tipe Flirting

Ada 2 tipe flirting saat chatting. Yang pertama, flirting yang kelihatan flirting dan yang kedua, flirting yang nggak terlalu kelihatan kalau dia lagi flirting. Tipe flirting yang pertama biasanya diperankan oleh playboy kelas teri. Tipe flirting yang kedua ini lah yang harus dihadapi dengan penuh kehati-hatian dan biasanya diperankan oleh playboy kelas kakap.

Flirting yang kelihatan flirting

Mas Flirting: Nama panjangmu siapa?
Saya: Monica Agustami Kristy.
Mas Flirting: Wah, namanya cantik kayak orangnya.
Saya: Halah, belum pernah ketemu juga.
Mas Flirting: Kelihatan lah dari fotonya. Cantik.

Nah, sudah jelas kan kalau ngegombal? Biasanya sih, lebih menyasar pujian physically.
Tipe flirting yang begini biasanya langsung saya end chat. Males dan eneg.

Flirting yang nggak kelihatan flirting

Mas Flirting: Nama panjangmu siapa?
Saya: Monica Agustami Kristy.
Mas Flirting: Artinya apa?
Saya: "Monica" nama baptis. "Agus" karena aku lahir di bulan Agustus, "Tami" artinya kesempurnaan, jadi artinya kesempurnaan yang lahir di bulan Agustus. "Kristy" artinya pengikut Kristus.
Mas Flirting: Wah, artinya bagus. Suka.

Beda dengan tipe flirting yang pertama, tipe yang kedua ini nggak terlalu terlihat kalau sedang ngegombal karena memang arti nama saya bagus, jadi "terlihat biasa" saja ketika dibilang bagus dan dia suka. Dan tentunya, kalimat "Wah, artinya bagus. Suka." sudah cukup membuat kita senyum-senyum bukan?

Cowok dengan tipe flirting yang begini, biasanya orangnya perhatian atau lebih tepatnya terlihat perhatian. Belum pernah bertemu saja perhatiannya bisa menyamai perhatian pacar.

Mas Flirting: Udah pulang?
Saya: Mau otw nih.
Mas Flirting: Ya, udah. Ati-ati. Kalau dah sampe rumah, bilang ya.

Mas Flirting: Sibuk ya?
Saya: Nggak terlalu sih. Ini barusan pulang. Kenapa? Kangen?
Mas Flirting: Iya, kangen.

Kalau sudah bertemu dengan yang model begini, mending ngobrolnya nggak usah pakai hati. Ya, anggap saja buat have fun. Tapi, teleknya adalah kita nggak pernah tahu kapan kita akan jatuh cinta #eaaaaaaa.

***

Sebenarnya masih ada beberapa lagi tipe cowok di biro jodoh online, tapi kok saya malas menulisnya. Lima saja sudah cukup lah yaaaaa.. Beberapa percakapan di atas merupakan percakapan asli yaaaa.. Tapi, tetap saya beri "bumbu" biar lebih sip!

Karena bermain di dunia biro jodoh online sudah bosan, mari bermain saja di dunia nyata! *main ke kebun pisang*

You May Also Like

29 komentar

  1. Hahaha pagi-pagi baca ini mood-ku jadi bagus lagi XD btw aku pernah tuh pacaran sama tipe mamas yang flirting yang nggak kelihatan flirting alias playboy kelas kakap di dunia nyata, well..............................

    BalasHapus
    Balasan
    1. Asyik kan kalau sama playboy kelas kakap? :))
      Ada sensasi baper2 gimanaaaaa gitu :))

      Hapus
  2. Jadi kejujuran adalah kekampretan? Masa ku harus mengenalkanmu sebagai mbak-mbak solehahtun yang cari pasangan soleh? :(.

    Ku paling bencik tipe polos. Apalagi sok polos. Apalagi sok polos dan sok agamis :(.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku bici Kak, jangan benci aku :(

      Hapus
  3. Wah ini pas banget nih artikelnya... Hahahahha kebetulan lg demen main setipe. Lol.

    Btw di bikin lanjutannya dunk.

    He5.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahahahaha, lanjutannya nggak terlalu banyak ig :))

      Btw, Setipe agak sepi siiiih..

      Hapus
  4. Halo mon! Salam kenal ya! Aku silent readermu lho. Aku terinspirasi main tinder gara2 baca postinganmu yg sblumnya. Hahaha. Daaan alhamdulillah lah ada yg nyantol 1 org sampe skrg bahkan dia sering main k rumahku. Skrg kita msh dlm tahap go with the flow gt lah. Doain yaaa. =P

    Kalo aku paling sering nemu cowo yg numpang lewat, basa basi doang. Atau ga cowo yg match sm kita, pas kita sapa dianya ga bls. *lah ngapain ngeswipe right?* hahaha.


    Yaaa intinya mah sabar lah ya. Namanya jg usaha. Usaha bs dr mana aja. kemaren aku dateng ke nikahan temennya si dia yg ketemu calonnya dr tinder. Dan somehow itu bikin optimis gt. Hahaha


    Sebagai manusia apalagi yg bisa kita lakuin slain sabar, berusaha, & positif thinking. Ayo kita sama2 semangat mon mencari belahan jiwa. Hahaha.


    Smoga sukses slalu ya! :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. "Skrg kita msh dlm tahap go with the flow gt lah. Doain yaaa. =P"
      >> Ati looooooh.. kena jebakan batman :))

      Iyaaaa, kudu semangat dan kuat kayak Gatotkaca! Huh!

      Hapus
    2. Hahaha awas aja kalo berani ngejebak wonder woman! Huh! =P

      Hapus
  5. Mbak e kok lucu banget sih mbaak...sukaa! :))

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ahahahaha, aku mungkin jadi tipe pelawak ya :))

      Hapus
  6. Aku kok ya mesem-mesem sendiri bacanya :))))))

    BalasHapus
    Balasan
    1. Masih ada beberapa tipe lagi sebenere, tapi kok aku males ya nulisnya :')

      Hapus
  7. mba.... aku nguyu teross ki...
    njuk kudunya sama cowo yang kepie :))))

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahahahaha, sak ketemune wae :)))

      Hapus
  8. Aku ketawa dulu ya kak monica..hahahahaha aku baru aja end chat sama tipe flirting. Duh enegnya gak kuat aku. Td malam end chatnya.

    Aku juga pernah end chat sama cwok yg sebenarnya maaf kalo nyinggung.
    Jd aku sahabatan sama agamanya beda sama aku (sorry bwa agama) sebelum dia tau agama aku gk masalah eh tau agamanya bda dr aku cuuuus end chat. Hahahaha aku pun lbh memilih end chat dr pada lnjt sama dia. Gk kebayang punya pasangn yg larang kita ketemu sahabat sendiri. Apa kata dunia?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nurul..
      Aku agak bingung sama ceritamu >.<
      Yang end chat kamu atau si cowok?
      Terus hubungannya cowok itu sama sahabat kamu apa?
      Terus kok tiba2 larang2 sahabatan?

      Aku bingung :'(

      Hapus
    2. Aku nyimak :(.
      Aku juga bingung :(.
      Jadi end chat karena beda agama atau karena dilarang ketemu sahabat atau karena dilarang ketemu sahabat yg beda agama atau kiswinar itu anaknya siapa? :'(

      Hapus
    3. Maaf ya baru respon. Belibet yak ceritaku? Hahahha...aku baca ulang ia sih..hehehe..intinya aku end chat sma cwok karna cwok itu sentimen sma sahabat aku yg agamanya bda dr aku. Drpada dia trus trusan mengungkit agama sahabt aku lbh baik aku end chat sajalah. Kak arum, aku gk maua bahas ttg kiswinar takut...huhuhu

      Hapus
    4. AHA!
      Pahaaaaaaaaaammmmmmm...

      Sayangnya kok nggak bahas Kiswinar :(

      Hapus
    5. Cari aman aja kak.. Eh? *kabuuur

      Hapus
    6. Cari aman aja kak.. Eh? *kabuuur

      Hapus
    7. Cari aman aja kak.. Eh? *kabuuur

      Hapus
  9. Tipe Flirting yang nggak kelihatan flirting kedua kalau diterusin lama lama jadi baper,Mba kalo aku :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, emang gitu :")

      1. Kalau mau ladenin, jangan pakai hati.
      2. Kalau nggak mau baper, jangan ladenin.
      3. Kalau terlanjur baper, tanyain hubungan ke depannya mau gimana.
      4. Kalau udah ditanya dan ternyata cuma seneng2, take a deep breath and move on.

      Sekian.
      *balik ke kebun pisang*

      Hapus
  10. Mbak,telek artiny ap?

    BalasHapus
  11. Telek itu artinya tahi :))
    Bahasa Jawa..

    BalasHapus
  12. Hihihihihi... Ketawa ketiwi sendiri bacanya :))).. Ayo donk Mbak Mon, ditulis kelanjutannya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehehehe, iyaaaa...
      Ditunggu yaaaa. Lagi ngumpulin bahan nih! ;)

      Hapus