Besok Siang Digosipin?

Sumber: www.tvserial.it

“Eh katanya sekarang penulis Besok Siang musuhan loh!”

Begitulah kira-kira julidan netizan yang rindu akan tulisan kemasu dari para penulis Besok Siang. Iya atau iya? Kami lama menghilang karena... Ah, nggak usah klarifikasi lah ya. Malas. Kesibukan penulis Besok Siang di dunia nyata lebih rumit dibandingkan dengan Tony Stark yang super hero nyambi milyuner itu. Jadi mau cerita juga kalian para rakyat nggak bakal nyandak pikirannya.

Saya itu nggak bisa musuhan dengan Arum. Nggak bisa jauh dari Arum lah pokoknya! Soalnya Arum pernah diramal bakalan jadi orang kaya. Kalau beneran terjadi kan lumayan buat jadi jujugan utangan. Siapa tahu saya lagi pengen main kutek-kutekkan sama HTS-an saya, tapi lagi nggak punya duit buat booking hotel ye kan? Soalnya rumah saya nggak ada AC-nya, nanti kuteknya lama kering. Jadi emang harus booking hotel yang ada AC-nya. Begitu.

Katanya...

Setiap gosip pasti dimulai dari “katanya” karena memang nggak ada sumber yang pasti dan belum tentu kebenarannya. Ditambah lagi si penyebar gosip nggak mau disalahkan kalau gosip itu salah, “Kan yang bilang Lastri nggak suka cowok itu Mbak Nurani, bukan aku. Ya, aku sih percaya aja sama Mbak Nurani.” Tsk. Hobi kok mencari pembenaran. Mbok hobi mencari keributan seperti penulis Besok Siang tah.

Menggosip itu memang menyenangkan, digosok makin sip! "Wah, Dek Arum sama Dek Mon sekarang musuhan. Pasti karena anuanu, kalau nggak ya karena inainu." Nikmatnya bukan main karena membuat imajinasi masing-masing orang makin berkembang. Perkara salah atau benar urusan belakangan, yang penting nikmat. Eh, btw daging babi itu nikmat loh. Perkara dosa urusan belakangan ndak?

Tadinya saya pikir yang pakai “katanya” hanya gosip recehan seputar penulis Besok Siang yang musuhan saja. Ternyata seputar kesehatan juga banyak yang “katanya”. Saya itu sering dikomentari, “Kok Dek Mon makan malam? Katanya kalau diet nggak boleh makan malam.” Tsk. Ngelih, Dek! Ngelih. Paham?

Dek Mon bilangin deh. Pemakaian “katanya” untuk setiap informasi (atau gosip) yang keluar dari mulut kita akan membuat kita terlihat bodo. B-O-D-O. Tapi dengan kondisi lawan bicaranya adalah orang yang cerdas seperti penulis Besok Siang loh ya. Kalau lawan bicaranya juga B-O-D-O, waaaaaahhhh.. BISA MAKIN SIP DAN MEMANAS!

Mbak Nurani: EH, KATANYA VAKSIN ITU DICAMPUR DARAH ANTEK ASING LOH!
Mbak Lastri: EH, IYA KAAAH? KOK YANG AKU DENGAR CUMA CAMPURAN DARAH NYAMUK.

Saya suka sekali melihat sesama orang bodo menggosip dan menyebarkan hoax macam itu. Bikin ketagihan. Lumayan untuk bahan tulisan kemasu di Besok Siang. Sungguh narkoba di zaman modern. Ah, tulisan Besok Siang juga narkoba bagi kalian. Kan?

Banyak yang menganggap informasi dari mulut ke mulut sebagai “pengetahuan”, contohnya saja “makan malam bikin gendut”, kurus nggak tapi kelaparan iya. Atau “kalau jogging harus pakai jaket biar cepat kurus”, kurus nggak tapi keringet buntet iya. Informasi tersebut bakalan lebih dipercaya jika datangnya dari internet. Walaupun informasinya didapat dari website dengan alamat www.websitesaru.com, buanyak yang bakal percaya. YANG PENTING INFORMASINYA BERASAL DARI INTERNET. Bye bye buku.

Sayangnya sifat masyarakat Indonesia yang mudah percaya sering dimanfaatkan orang yang memiliki niat jahat. Bapak saya pernah ditelepon oleh orang yang mengaku dari INDOSAT. Katanya Bapak saya menang undian sebesar Rp10.000.000,00. Tapi untuk mendapat uang tersebut, Bapak saya harus kirim uang dalam jumlah tertentu untuk membayar biaya administrasi. Untuk lebih meyakinkan Bapak saya, orang tersebut memberikan alamat website INDOSAT. Lalu Bapak saya itu ribut bukan main.

Bapak: Nduk, Bapak menang undian INDOSAT!
Dek Mon: Mana lihat informasinya?
Bapak: Nih (sambil nunjukin SMS dan alamat website INDOSAT)
Dek Mon: Ah, bohong ini. Websitenya masak www.indosatim3.blogspot.com.
Bapak: Loh ya bener tah, alamatnya aja atas nama Indosat.
Dek Mon: Ya namanya juga nipu. Alamat resminya bukan itu.
Bapak: Loh, tapi Bapak udah menang ini, beneran ini. WONG ADA DI INTERNET.
Dek Mon: Yha. Terserah. Jangan nangis ya kalau ketipu.
Bapak: KAMU ITU SAMA ORANG TUA KOK BEGITU.

Tsk.

Btw, kalian tahu nggak saya dapat inspirasi tulisan tak berfaedah ini dari mana?


11 komentar:

  1. uwu uwu...akhirnya setelah ribuan purnama besok siang update lagi....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sampai anakku dah besar sekarang.

      Hapus
  2. Udah buka ya ? Kirain masih tutup.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Uapanya yuang tutup?

      Hapus
    2. Uapanya yuang tutup? (2)

      Hapus
  3. jadi katanya itu gak bener yah kalo penulis besok siang itu berantem ? atau mungkin sudah baikkan ? *digosok makin sip

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bagaimana bisa berantem atau baikan kalau berteman saja tidak?

      Hapus
  4. Wah..ku kira ada keributan.
    Ternyata tida ada...


    Kembali ke tempat

    BalasHapus
    Balasan
    1. Karena tim Besok Siang lebih suka kesaruan dibandingkan dengan keributan~

      Hapus
  5. We want more! We want more! We want more!

    BalasHapus