Akram Afif Enggan Kembali Berkarier Di Eropa?, Terupdate

  • Whatsapp

Besoksiang.com, Indonesia – Akram Afif tampil gemilang saat membawa timnas Qatar menjuarai Piala Asia 2023. Dia memborong 3 penalti pada final yang membawa Al Annabi menang 3-1 atas timnas Yordania. Tambahan 3 gol itu menjadikan dia top scorer. Di samping itu, dia pun dinobatkan sebagai pemain terbaik.

Read More

Seiring prestasi gemilang bersama Qatar, satu pertanyaan muncul ke permukaan. Mampukah dia menarik perhatian klub Eropa? Beberapa pihak menilai Afif pantas berkarier di liga teras Eropa. Namun, pemain Al Sadd itu secara diplomatis mengungkapkan keengganannya.

– Advertisement –

Getty Images

“Kembali berkiprah di Eropa? Itu putusan yang tak mudah karena bukan aku sendiri yang menentukannya. Itu akan jadi putusan yang melibatkan keluargaku, istriku, klub tempatku bermain, dan federasi tempatku berada,” ujar Akram Afif seperti dikutip Besoksiang.com dari Winwin.

Berkakier di Eropa bukanlah hal baru bagi Afif. Saat muda, dia sempat menimba ilmu di akademi milik Sevilla dan Villarreal. Dia lantas bergabung dengan Villareal, tapi dipinjamkan ke Sporting Gijon. Namun, sepanjang musim 2016-17, dia hanya tampil 11 kali untuk Gijon.

– Advertisement –

Akram Afif pernah membela Sporting Gijon.
Getty Images

Torehan Sejarah Akram Afif

Bukan hanya Liga Spanyol yang sempat dicicipi Akram Afif. Pada 2017-18, dia menjalani peminjaman di klub Liga Belgia, KAS Eupen. Dia secara total turun dalam 42 laga dengan torehan 9 gol dan 4 assist. Namun, pada akhirnya, dia kembali ke Al Sadd. Dia dibeli secara permanen pada 2020 setelah dipinjam selama 2 musim.

Kembali ke Qatar, performa Afif justru kian gemilang. Di timnas Qatar pun, dia jadi sosok penting. Dia berkontribusi besar pada kesuksesan Al Annabi menjuarai Piala Asia 2019 dan 2023. Total, dia berkontribusi pada 22 gol yang dicetak timnya pada dua turnamen tersebut dengan rincian 9 gol dan 13 assist. Itu 67% dari total gol Al Annabi.

– Advertisement –

Akram Afif menorehkan beberapa sejarah di Piala Asia 2023.
Getty Images

Di Piala Asia, secara pribadi, Afif juga menorehkan sejarah baru. Dia menjadi pemain pertama yang mencetak gol pada 2 final Piala Asia, secara beruntun pula. Selain itu, dia juga jadi pemain pertama yang mengemas hat-trick pada partai puncak Piala Asia. Lalu, total 4 gol juga membuat Afif jadi top scorer final Piala Asia sepanjang masa.

Torehan hat-trick lewat 3 penalti saat Qatar menang 3-1 atas Yordania pada final Piala Asia 2023, Sabtu (10/2/2024) juga terbilang mengejutkan. Pasalnya, dia sempat mengalami cedera pada akhir babak pertama. Namun, dia dapat melanjutkan pertandingan dan menambah 2 gol pada babak kedua.


Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *